Saat ini, teknologi Internet of Things (IoT) semakin matang, dan perusahaan logistik besar secara aktif mencoba dan telah berhasil menerapkan RFID ke lebih banyak mata rantai pasokan logistik, termasuk pelacakan paket, pengumpulan data waktu nyata, manajemen gudang, logistik cerdas, dan lain-lain, untuk mencapai pemantauan waktu nyata dari seluruh proses, meningkatkan transparansi dan otomatisasi rantai pasokan, serta lebih meningkatkan kapasitas logistik dan tingkat layanan pelanggan mereka.
Otomatisasi dan informatisasi merupakan tren utama dalam industri logistik dan pengiriman ekspres. Dengan menerapkanTag elektronik RFIDInformasi barang dikumpulkan dan dicatat secara otomatis sepanjang proses, mulai dari awal pengambilan barang. Petugas pengambilan barang dapat dengan mudah memindai kargo dan mengumpulkan informasi kargo melalui perangkat baca dan tulis.
Setelah tiba di pusat transfer logistik, barang akan disimpan sementara di gudang transfer. Pada saat ini, sistem secara otomatis mengalokasikan area penyimpanan barang sesuai dengan informasi yang dikumpulkan oleh RFID, yang dapat disesuaikan dengan akurat ke grid lapisan fisik rak. Setiap sel lapisan fisik dilengkapi dengan tag elektronik RFID, yang secara otomatis mengidentifikasi informasi kargo melalui perangkat RFID, dan memberikan umpan balik ke sistem untuk memastikan bahwa barang yang benar telah ditempatkan di area yang tepat, sehingga menjamin keakuratan.
1. Penerapan RFID dalam penyortiran logistik
Sebelum operasi penyortiran dimulai, informasi penyortiran harus diproses terlebih dahulu, dan data penyortiran harus dibentuk sesuai dengan daftar penyortiran yang dihasilkan oleh sistem pemrosesan pesanan. Mesin penyortiran digunakan untuk mengambil paket secara otomatis dan meningkatkan akurasi penyortiran.
Informasi barang dan klasifikasi yang relevan dimasukkan melalui perangkat input informasi mesin sortir otomatis, kemudian dimasukkan ke sistem kontrol otomatis. Sistem sortir otomatis menggunakan pusat kendali komputer untuk secara otomatis memproses informasi barang dan klasifikasi serta membentuk instruksi data untuk dikirimkan ke mesin sortir.
Mesin sortir menggunakan perangkat identifikasi otomatis seperti teknologi identifikasi frekuensi radio UHF untuk secara otomatis mengklasifikasikan dan mengambil barang. Ketika barang dipindahkan ke konveyor oleh perangkat pemindahan, sistem konveyor dipindahkan ke sistem sortir, dan kemudian barang ekspres didorong keluar dari mesin sortir oleh perangkat pengeluaran terowongan sortir sesuai dengan persyaratan klasifikasi yang telah ditetapkan untuk menyelesaikan operasi sortir.
2. Aplikasi RFID dalam pengiriman kargo
Setiap kendaraan pengiriman dilengkapi dengan rak fisik, tag elektronik RFID dipasang di setiap lapisan rak, dan petugas pengiriman dapat mengetahui lapisan mana barang harus diletakkan dengan memindai tag elektronik RFID pada barang tersebut. Ketika barang diletakkan di lapisan rak yang benar, sistem secara otomatis mengumpulkan data barang, sekali lagi untuk memastikan kebenarannya.
Integrasi RFID ke dalam truk pengiriman memungkinkan penanganan kargo yang lebih cepat. Informasi barang yang terlihat secara real-time memastikan ketepatan pengiriman barang dan secara signifikan meningkatkan tingkat ketepatan waktu pengiriman. Selain itu, konsumsi bahan bakar dan emisi karbon dioksida juga dapat dihemat.
3. Aplikasi RFID dalam manajemen transportasi
Selain pemrosesan proses bisnis dasar, RFID juga dapat digunakan untuk manajemen kendaraan operasional. Perusahaan pengiriman seringkali ingin dapat melacak truk kerja yang keluar masuk pusat pemenuhan setiap hari karena alasan keamanan.
Setiap kendaraan operasional dilengkapi dengan tag elektronik RFID, dan ketika kendaraan melewati pintu keluar dan masuk, pusat kendali dapat secara otomatis memantau masuk dan keluar kendaraan melalui peralatan pembaca dan penulis RFID serta kamera yang terpasang. Pada saat yang sama, proses check-in dan check-out manual untuk pengemudi menjadi jauh lebih sederhana.
Waktu posting: 22 Juli 2024











