Baru-baru ini, Research And Markets, sebuah lembaga riset pasar internasional, merilis sebuah laporan berjudul "Pasar RFID berdasarkan produk (label, pembaca, perangkat lunak, dan layanan), jenis label (pasif, aktif), ukuran wafer, frekuensi, bentuk (kartu, implan, gantungan kunci, label, label kertas, pita frekuensi), material, aplikasi, dan wilayah - perkiraan global 2030".
Laporan tersebut menunjukkan bahwa pasar teknologi identifikasi frekuensi radio (RFID) diperkirakan akan mencapai US$35,6 miliar pada tahun 2030, jauh lebih tinggi daripada US$14,5 miliar pada tahun 2022, dan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) selama periode ini adalah 11,9%. Selama periode perkiraan, pasar UHF yang dibagi berdasarkan frekuensi akan tumbuh dengan CAGR tertinggi.
Menurut penelitian tersebut, dari Januari 2018 hingga Mei 2022, strategi utama yang diadopsi oleh para pelaku utama di pasar RFID adalah peluncuran dan pengembangan produk. Strategi lain yang diadopsi meliputi kemitraan, kerja sama, akuisisi, dan ekspansi. Laporan tersebut menunjukkan bahwa permintaan akan solusi terintegrasi di pasar RFID semakin meningkat. Solusi tersebut dirancang untuk mengatasi beberapa tantangan yang terkait dengan sistem RFID yang berbasis pada satu teknologi, karena memungkinkan pengguna akhir untuk menerapkan teknologi RFID di area yang tidak terjangkau (blind spot) sekaligus mengurangi kebutuhan infrastruktur dengan memanfaatkan teknologi yang sudah ada seperti Wi-Fi atau GPS.
ResearchAndMarkets melaporkan bahwa dengan adopsi berbagai faktor, solusi Internet of Things (IoT) berbasis RFID telah mengalami momentum yang sangat pesat. Menurut studi tersebut, penurunan biaya tag RFID, penerimaan luas jaringan IP, dan peluang bisnis baru telah berkontribusi pada meningkatnya permintaan akan solusi tersebut. Teknologi ini dapat melacak aset fisik untuk meningkatkan proses bisnis dan efektivitas biaya di banyak industri dan organisasi pemerintah.
Penelitian ini membagi pasar RFID berdasarkan produk, label, dan wilayah. Label dibagi lagi berdasarkan ukuran wafer, jenis label, frekuensi, aplikasi, dimensi eksternal, dan material. Penelitian menunjukkan bahwa pangsa pasar wafer berukuran 8 inci atau 200 mm adalah yang tertinggi, dan output wafer ini juga yang tertinggi. Tiga pemain teratas di pasar, Alien Technology, Impinj, dan NXP Semiconductor, semuanya menggunakan wafer 8 inci untuk produksi chip. Laporan ini menunjukkan bahwa banyak perusahaan enggan beralih ke wafer 12 inci, karena hal ini akan menghasilkan investasi peralatan yang besar.
Waktu posting: 10 Januari 2023









