• RFID

Tag RFID mana yang terbaik untuk pelacakan logistik?

Abstrak: Artikel ini merangkum berbagai standar industri yang perlu diperhatikan oleh para perancang saat menerapkan sistem pelacakan logistik berbasis RFID, dan akhirnya memperkenalkan pemilihan tag dan pembaca RFID FOCUS, serta platform evaluasi untuk mempercepat desain solusi logistik RFID.

Kata kunci: Tag RFID

Artikel ini mengulas teknologi RFID, termasuk tag aktif dan pasif, serta kemungkinan peningkatan kinerja tag pasif dengan menambahkan kemampuan pengumpulan energi. Artikel ini merangkum berbagai standar industri yang perlu diperhatikan oleh para perancang saat menerapkan sistem pelacakan logistik berbasis RFID, dan akhirnya memperkenalkan pemilihan tag dan pembaca RFID FOCUS, serta platform evaluasi untuk mempercepat desain solusi logistik RFID.

Manajemen logistik dan rantai pasokan semakin beralih ke teknologi identifikasi frekuensi radio (RFID) untuk mencapai visibilitas waktu nyata terhadap lokasi dan kuantitas material dan barang. Penggunaan tag RFID dapat mempercepat manajemen inventaris, mengurangi kesalahan manusia, dan membantu mengurangi penyusutan inventaris. Tag RFID tidak perlu terlihat untuk dibaca, dan dapat dibaca meskipun tag berada di dalam kotak atau wadah lainnya. Selain itu, satu orang dapat membaca ratusan tag RFID sekaligus dari jarak jauh.

Para perancang perlu memilih antara arsitektur daya dan format data tag RFID, serta membutuhkan pembaca RFID yang ringkas dan akurat. Tag dan pembaca mungkin juga perlu memenuhi persyaratan standar teknis Electronic Product Code (EPC) UHF Gen2v2 dan format data RAIN RFID.

6386234059443757812774267Tag pasif, termasuk desain UHF dan NFC, adalah bentuk RFID yang paling umum dalam solusi logistik. Tag aktif lebih mahal dan biasanya digunakan untuk melacak aset bernilai tinggi di industri konstruksi, transportasi, dan medis. Tag semi-pasif, terutama yang menggunakan teknologi NFC, terbatas pada aplikasi tertentu seperti telepon seluler. Standar ISO/IEC 14443 dan ISO/IEC 15693 memastikan interoperabilitas antara perangkat yang mendukung NFC. NFC beroperasi berdasarkan kopling induktif, yang sensitif terhadap orientasi antena (Gambar 2).

企业微信截图_172708273278

Gambar 2: Untuk mencapai kopling induktif yang dibutuhkan untuk perangkat NFC, antena perlu ditempatkan pada orientasi yang tepat.

Memilih produk dan peralatan yang tepat dalam bidang logistik


Modul UHF

ST-M714 dan ST-M718 adalah Modul RFID UHF berkinerja tinggi. Modul ini dirancang berdasarkan chip Impinj E710. Berdasarkan algoritma pemrosesan sinyal digital efisien yang dipatenkan, modul ini mendukung operasi baca/tulis tag yang cepat dengan tingkat identifikasi yang tinggi. Modul ini dapat diaplikasikan secara luas dalam berbagai sistem aplikasi RFID seperti logistik, kontrol akses, dan sistem kontrol proses produksi industri.

Pembaca UHF II

Pembaca Terintegrasi Jarak Menengah UHF Seri P 9dbi untuk manajemen gudang, pelacakan aset TI 6-8 meter

1) Pemindaian otomatis Port COM/Jaringan

2) Mendukung pembaruan firmware

3) Mendukung Ekspor Konfigurasi/Impor Konfigurasi

4) Berbagai bahasa negara

5) Frekuensi global (860~960MHz)

6) Mode kata sandi

III. RFID pada logam

Tag PCB untuk FOCUS RFID
Dirancang untuk instrumen dan alat bedah, tag RFID UHF FOCUS pada logam menggunakan permukaan logam sebagai antena penguat untuk memperluas jangkauan baca hingga 150 cm. LXTBKZMCMG-010 beroperasi di seluruh pita UHF, berukuran hanya 60mmL*25mmW*3.4mmH, dan memiliki kisaran suhu operasi -25 °C ~+85 °C. Tag ini sesuai dengan protokol EPC global Gen2 (v2) dan ISO18000-6C. Peraturan AS mewajibkan pengidentifikasi perangkat unik (UDI) ditempatkan pada setiap alat bedah. Seperti EPC, peraturan UDI dimaksudkan untuk mengatur penggunaan dan penyimpanan perangkat medis yang aman. Sistem UDI berlaku untuk banyak jenis perangkat medis, tetapi sangat penting untuk instrumen bedah, karena persiapan instrumen yang tidak tepat selama operasi menimbulkan risiko besar. Diharapkan Eropa juga akan mewajibkan UDI pada alat bedah di masa mendatang. Selain tantangan logistik yang terkait dengan alat bedah, penyiapan alat bedah memakan waktu dan rentan terhadap kesalahan, bahkan untuk personel yang berpengalaman.
Gambar 5: Permukaan logam instrumen dan alat bedah digunakan sebagai antena tambahan oleh tag PCB metal-on-UHF FOCUS RFID untuk memperluas jangkauan pembacaan.企业微信截图_17270827557747

Ringkasan

Tag RFID semakin banyak digunakan dalam aplikasi pelacakan logistik. Saat ini, terdapat banyak teknologi tag RFID yang berbeda, termasuk berbagai pita frekuensi, arsitektur catu daya, dan protokol komunikasi dan data, yang berarti ada banyak tag untuk memenuhi berbagai kebutuhan pelacakan logistik. Dengan beberapa teknologi RFID, ratusan tag RFID dapat dibaca dari jarak jauh dan secara bersamaan, yang mempercepat manajemen inventaris. Dalam kasus instrumen bedah, penggunaan tag RFID dapat menghilangkan sumber kesalahan manusia dan meningkatkan keamanan bedah. Tag RFID UHF dan NFC adalah bentuk RFID yang paling umum dalam solusi logistik.


Waktu posting: 23 September 2024